WELCOME

Sunday, November 17, 2013

Memepercepat Kinerja Ubuntu



Berbagi Ilmu kali ini tentang cara Mempercepat Kinerja Ubuntu.

Mempercepat Kinerja Ubuntu

Menurut saya pribadi, Ubuntu/Linux sudah berjalan cukup cepat jika dibandingkan dengan Windows 7. Ditambah lagi dengan iritnya space hard disk yang digunakan, sebagai perbandingan partisi root saya hanya terpakai sekitar 7 GB sedangkan dahulu ketika memakai Windows, saya bisa menghabiskan 20 sampai 30 GB untuk partisi sistem. Tujuh giga di Ubuntu sudah termasuk aplikasi-aplikasi yang saya pakai sehari-hari, jadi bisa kalian hitung sendiri berapa space hard disk yang bisa dihemat dengan menggunakan Ubuntu/Linux. OK, kembali ke topik, pada kesempatan kali ini saya ingin berbagi info mengenai cara mempercepat kinerja Ubuntu. Tidak ada benchmark atau perhitungan ilmiah mengenai perubahan kecepatan yang akan terjadi, saya hanya menggunakan indera dan perasaan yang dikaruniakan oleh Alloh SWT untuk mengetes trik ini :)

Mempercepat kinerja Ubuntu/Linux


Mengurangi nilai swappiness
Di Linux, dikenal adanya partisi swap yang berguna sebagai memori cadangan jika memori utama (RAM) sudah habis. Jika kalian mempunyai memori (RAM) lebih dari 1GB ada baiknya kalian mengurangi nilai swappiness alias  biarkan RAM yang meng-handle semua proses yang ada karena bagaimana pun RAM lebih cepat daripada hard disk. Untuk mengubah nilai swappiness, tambahkan baris "vm.swappiness=10" pada file "/etc/sysctl.conf". Jika baris "vm.swappiness" sudah ada, cukup ganti nilainya menjadi "10".

Menambahkan baris vm.swappiness=10


Menginstal preload
Preload akan membuat cache aplikasi yang sering dipakai di hard disk atau di memori. Dengan adanyacache ini aplikasi bisa dibuka lebih cepat.
  1. sudo apt-get install preload  
Setelah terinstal, preload akan dijalankan secara otomatis ketika booting. Biasanya aplikasi harus dibuka 20-30 kali agar cache dapat dibuat oleh preload, jadi gunakan komputer secara normal seperti keseharian kalian agar mendapatkan hasil yang optimal.

Mematikan service dan start-up yang tidak dibutuhkan
Sebagai contoh, kita tidak mempunyai Bluetooth di komputer, apa gunanya mengaktifkan serviceBluetooth? Dengan mematikan service dan start-up yang tidak dibutuhkan, secara otomatis akan mempercepat proses booting komputer.

Mematikan start-up yang tidak dibutuhkan
Untuk melakukannya, ketik perintah berikut di Terminal:
  1. gnome-session-properties  

Mematikan start-up yang tidak dibutuhkan

Untuk mematikan start-up, cukup hilangkan centang pada entri yang dimaksud.

Mematikan service yang tidak dibutuhkan
Untuk dapat mematikan service, kalian harus menginstal aplikasi yang bernama "sysv-rc-conf". Ketik perintah berikut untuk menginstalnya:
  1. sudo apt-get install sysv-rc-conf  
Setelah terinstal, jalankan dengan mengetik perintah berikut:
  1. sudo sysv-rc-conf  

Mematikan service yang tidak dibutuhkan

Nah, kalian dapat mematikan service yang tidak diinginkan dengan menghilangkan tanda "X" padaservice yang dimaksud. Jika kalian bingung mengenai penjelasan dari services yang ada, silakan klik di sini untuk penjelasan singkatnya.

Sekian dulu gan, berbagi ilmu tentang cara mempercepat kinerja ubuntu.
tunggu berbagi ilmu dan postingan selanjutnya..  ^_^


Kumpulan Distro Linux Ada disini...

0 comments:

Post a Comment